5 Makanan fav di Jogja (selain gudeg) :
Assalamualaikum sobat wisata. Ini tulisan kedua aku hari ini HAHA iya ngebut soalnya buat tugas akhir sebagai mahasiswa semester 6 juga nih! Tapi kok seru ya, serius. No butani butani club (buta nilai) tapi ternyata asik juga ngeblog bisa mencurahkan semuanya disini. Yang belum tau aku, baca tulisan pertamaku ya di ‘Sport and Tourism’ aku ada memperkenalkan diriku disana hehew. Maaf ya kalo kata-katanya masih aneh..ini juga lagi belajar kok:( oke kali ini aku bakal bahas tentang kuliner! unch ngetiknya penuh laper nih soalnya lagi bulan puasa kan ya..ini tempat makan fav aku di Jogja sobat wisata, mana tau bisa jadi tempat rekomendasi saat berbuka ya, untuk sobat wisata yang tidak suka gudeg, tenang, di tulisan ini aku ngebahas makanan fav di luar gudeg ya, di jamin TOP POL semua yang aku tulis disini review jujur dari aku sendiri. So this my journey, enjoy it!
1. Tengkleng Gajah Jogja
Dari namanya saja mungkin agak asing ya di telinga sobat wisata, apakah kalian berfikir ini makanan dengan olahan daging gajah? HAHA tentu tidak sobat wisata, disini menggunakan daging kambing kok, mungkin namanya gajah karna porsi nya yang cukup besar ya hehe. Tengkleng Gajah terletak di Jalan Kaliurang Km.9,3 RT:04/RW:02, Gantalan, Ngaglik, Sleman. Tengkleng merupakan masakan sejenis sup yang berbahan dasar daging, jeroan dan tulang kambing. Sepintas mirip dengan gulai kambing, tapi citarasanya berbeda loh, kuahnya gurih segar dan lebih encer. Ada banyak sekali menu disini seperti sate kambing, tongseng kambing dan ada juga nasi goreng kambing. Tapi yang paling fav adalah tengkleng gajah original, dengan harga yang cukup mahal ya bagi mahasiswa Rp. 42.000 tetapi worth it sekaliiiiiiii!! rasanya sangat enak dan bisa sharing dengan teman kalian. Ada juga gulai jeroan yang tidak kalah enaknya, porsi nya cukup banyak dengan harga Rp. 20.000 saja. Nasi Rp.6.000 dan bisa ambil sendiri loh. Warung tengkleng ini buka setiap hari pukul 09:00 – 21:00 WIB. Di musim liburan biasanya akan cepat habis, maka dari itu sobat wisata harus datang lebih awal ya agar kebagian tengkleng nya. Oh iya kalian bisa menemukannya dengan mudah melalui https://www.google.com/maps karna aku juga pakai google maps hehe
Gulai Jeroan
Tengkleng Gajah Original
Suasana di Tengkleng Gajah
2. Soto Sampah
“Don’t judge a book by it’s cover”. Mungkin kalimat tersebut cocok untuk menggambarkan salah satu tempat kuliner yang ada di Yogyakarta ini. Ya, namanya adalah soto sampah. Terletak di Jalan Kranggan No.2 Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta. Ketika pertama kali mendengar namanya aku sempat berpikir tempat ini menjual soto yang seperti apa sehingga dijuluki dengan nama soto sampah. Tapi anehnya, saat pertama kali datang ke tempat tersebut, pemandangan yang terlihat pertama kali adalah ramai. Sudah pukul 10 malam namun warung soto sampah semakin ramai dikunjungi pembeli. Namanya yang unik ternyata muncul sejak tahun 2009. Dinamakan soto sampah karena cara penyajiannya yang cukup berantakan atau acak-acakan sehingga para pengunjung yang menamainya dengan sebutan soto sampah. Tapi jangan khawatir soal rasa. Kelezatan soto sampah cukup bisa menghangatkan untuk menghadapi dinginnya malam Kota Yogyakarta. Warung ini memiliki beberapa tawaran menu soto, yaitu soto biasa atau koyor, soto ayam dan soto daging. Jika pada umumnya soto dihidangkan dalam mangkuk, berbeda dengan soto sampah yang dihidangkan dalam sebuah piring. Dengan kuah kaldu yang bening dicampur dengan beragam bumbu serta rasa rempahnya yang cukup kuat, racikan soto sampah terdiri dari kol, tauge, sohun dan daun seledri. Yang menjadi ciri khas dari soto sampah ini yaitu menggunakan koyor sapi. Jika pada umumnya soto menggunakan daging sapi dan daging ayam, di warung ini juga menyediakan soto dengan bahan koyor sapi yang menjadi andalannya.



3. Oseng Mercon Bu Narti
Kalau jogja terkenal dengan makanan nya yang manis manis, etss jangan salah. Buat sobat wisata yang menyukai pedas, tempat makan ini sangat cocok ya. Terletak di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Purwodiningratan No.110 , Ngampilan, Yogyakarta. Warung bu narti merupakan pelopor munculnya oseng mercon di jogja loh. Sejak warung bu narti dilaris manis dan dikunjungi banyak pelanggan. Semakin banyak warung yang membuka oseng mercon. Bu narti pertama kali buka pada tahun 1998. warung tenda tapi sudah lebih besar. Dinamakan oseng mercon, karena pada saat memakannya rasa pedas begitu meledak-ledak didalam mulut. Membuat anda kepedasan bahkan sampai bercucuran keringat. Nama oseng mercon sendiri, katanya diberikan oleh cak nun. Pada saat dia makan ditempat tersebut.
Daging koyoran yang dimasak dengan cabai yang banyak menjadi makanan yang sangat pedas di jogja ini. Selain menyediakan oseng mercon, disini juga menyediakan menu lainnya : ada ayam goreng, ayam bakar, lele, burung dara, bebek, puyuh, babat, rempelo ati dan masih banyak lainnya. Harganya mulai Rp 15.000 sampai Rp 30.000 . Jadi buat sobat wisata penyuka makanan pedas, wajib mencicipi makanan khas jogja ini ya!! Oseng mercon memang ada banyak sekali. Tapi belum lengkap rasanya, jika tidak mencicipi oseng mercon bu narti. Menikmati suasana kota jogja di malam hari sambil menikmati kuliner pedas.


4. Mie Ayam Lempar Cak Uji
Penasaran ya sama namanya?? Ya memang proses pembuatannya di lempar gitu loh sobat wisata. Terletak di Wirogunan Mergangsan, mie ayam ini sangat ramai di kunjungi oleh para sobat wisata loh. Pada saat aku makan disini, sangat kaget karna penjualnya ngelempar mie ayam sekitar 1,5 meter loh!! Gak takut jatuh apa ya😂
Mie ayam Cak Uji berbeda dengan mie ayam lainnya yang biasanya manis, kalau mie ayam cak uji di dominasi rasa gurih pedas loh sobat wisata. Selain mengolah mie, Cak Uji memiliki kelebihan lainnya, yaitu beliau mampu mengingat siapa saja pengunjung yang baru saja datang atau yang dari tadi sudah datang. Jadi, kalau kamu makan di tempat ini, jangan khawatir diserobot pembeli lain yang tidak punya budaya antri. Cak Uji bisa mengingat wajah pembeli dengan baik. Dengan catatan, wajah kamu tampak lho. Kan serem juga, kalau kamu tidak tampak? HAHAHAHA. Harganya? sangat terjangkau cukup membayar 20 ribu rupiah sobat wisata sudah bisa mendapatkan 2 mangkok mie ayam lempar ini loh. Cocok kan bagi mahasiswa seperti kita😂 Mulai buka pukul 18:00 sampai jam 01:00 dini hari. Gimana? Tertarik untuk mencicipi nya?


5. Nasi Goreng Sapi Padmanaba
Terletak di Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman. Nasi goreng ini sangat amat ramai di kunjungi loh, antrian nya sangat panjang😭 tapi tenang sobat wisata, proses pembuatannya cepat karna banyak karyawan walaupun nasi goreng pinggir jalan. Tampilan sederhana dengan rasa yang juara ini membuat banyak sekali teman-teman sobat wisata yang berkunjung. Buka mulai 17:00 hingga 00:00 WIB.
Karena satu porsi nasi goreng sapi Padmanaba ini punya rasa yang juara, dilengkapi dengan potongan daging sapi yang bersembunyi di balik nasi sehingga menambah rasa lezat dan gurih setiap kali hadir di dalam lidah. Kemudian potongan timun yang segar, telor dadar, dan beberapa kerupuk ikut andil menambah kelezatan dan rasa gurihnya yang semakin menjadi. Tenang saja bagi sobat wisata penggemar nasi goreng atau penasaran dengan nasi goreng Padmanaba ini kalian bisa menikmatinya dengan harga terjangkau dan tetap ramah di kantong mahasiswa loh!!, seporsi nasi goreng biasa kalian bisa nikmati dengan harga Rp 15.000 sedangkan untuk porsi jumbo dengan harga Rp 16.000, untuk minumannya hanya perlu menambahkan Rp 2.000 saja.


Bagaimana sobat wisata? sudah cukup ngiler belum melihat postingan ini?? PASTI KAN YA. Nah itu 5 makanan fav aku selain gudeg yang ada di jogja ya, kalau sobat wisata pernah mencoba nya atau ingin mencoba silahkan beri komentarnya😁 Oh iya kalau sobat wisata mau tau makanan yang lain, kalian bisa melihat di Instagram. Nih aku kasih beberap rekomendasi account kuliner di jogja, lengkap semua!! Di cek ya😘 sekian tulisan tentang makanan, aku mau buka puasa dulu!!!







